Sinkronisasi stok omnichannel,
tanpa oversell.
Maxius Indonesia menyatukan stok Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop ke satu stok central per varian. Order masuk via webhook, stok terpotong real-time di semua channel.
Tanpa sinkron yang benar…
- Oversell → refund, penalti marketplace, rating turun.
- Stok tampil rendah padahal ada → kehilangan penjualan.
- Update manual / polling lambat → selisih stok antar channel.
Dengan Maxius…
- Satu stok central per varian, satu kebenaran untuk semua channel.
- Webhook real-time + antrean batching yang tahan rate limit.
- Safety-stock buffer + deteksi mismatch & sync error 7 hari.
Fitur inti
Dibangun untuk correctness stok, bukan sekadar pajangan.
Stok Central per Varian
Satu angka stok pusat per varian (warna/ukuran), bukan per produk induk. Akurat hingga puluhan ribu SKU.
Mapping SKU per Marketplace
Setiap varian dipetakan ke SKU/ID berbeda di tiap marketplace via PlatformSkuMapping. Tidak ada lagi asumsi ID sama.
Webhook Real-time
Update stok terpicu webhook saat ada order, bukan polling. Mencegah oversell di detik yang sama.
Safety Stock Buffer
Cadangan pengaman per varian agar tampilan marketplace tidak pernah menjual stok yang tidak ada.
Batching Anti Rate-limit
Update ke API marketplace di-batch via antrean agar aman dari rate limit saat order membludak.
WMS + Laporan
Inbound/outbound gudang, stok opname, riwayat inventori, dan analitik penjualan per toko.
Cara kerja
Tiga langkah, sekali setting.
Hubungkan toko
Koneksikan akun Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop via halaman Pengaturan Toko.
Mapping SKU
Petakan tiap varian master ke SKU marketplace masing-masing satu kali.
Jualan tanpa oversell
Setiap order masuk via webhook langsung mengurangi stok central dan menyebar ke semua channel.
